Sesungguhnya

Sekarang…..
Hati ini tak tentu

Gelisah……?
Dari arah pikiran, ada satu yang menggoda
Namun tak yakin untuk kupikirkan
Kenapa……? Baca lebih lanjut

Jenuh

Suasana jenuh
Sudah mulai terasa merasuk hari-hariku

Entah apakah akan sampai pada titik akhir keputusasaan ?
Terlalu pendek dan pesimis arah pikiranku
Setiap hari kerinduanku menjelajahi belantara ruang ketakmungkinan
Yang sulit kusentuh dengan kenyataan yang ada di nurani kecil
……. Baca lebih lanjut

Hadiah dari Almarhumah

Suasana hening, tatkala pak Ustadz memulai tausyiahnya, kulihat semua keluarga menundukkan kepalanya seraya menyimak apa yang disampaikan beliau. Suasana sedih menyelimuti ruangan keluarga yang lumayan besar, semuanya larut dalam renungan hidup. Yah …. Ibu kami semua (mertua) telah meninggalkan dunia yang fana ini tadi pagi, karena sakit yang dideritanya.

Baca lebih lanjut

Hidup adalah Perubahan

(Pesan dibalik Perjalanan)

10 tahun yang lalu, suatu hari di sudut Bundaran HI saya duduk dibawah pohon yang sedikit dapat menutupi tubuh dari sorotan Matahari, tidak hanya saya saja, ada beberapa orang juga yang melakukan hal yang sama, ada yang sambil ngopi, karena disekitar hampir pinggiran trotoar itu banyak yang jualan kopi keliling, ada yang  merokok, bahkan ada yang baca-baca buku, mungkin sekedar membunuh waktu sambil menanti yang ditunggunya.
Baca lebih lanjut

Pintu-pintu Kebaikan

(Pesan dibalik Perjalanan)

“Cobalah bu …., biarkan orang lain ngrumpi , ya kita jangan ikutan ngrumpi” tukas Ramadhan kepada istrinya. Memang belakangan ini Ramadhan mulai menata kehidupan rumah tangganya selangkah demi selangkah dengan nilai-nilai keagamaan setelah hampir setahun berlalu seperti apa adanya. Baca lebih lanjut

Saling Menjaga Hati

(Pesan dibalik perjalanan)

Sore yang tidak seperti biasanya, mendung, anginnya berhembus kuat, jalananpun sepi, tidak ada anak2 bermain seperti sore-sore yang cerah, tetangga-tetangga sepertinya lebih baik menikmatinya didalam rumah dengan aktifitasnya masing-masing. Baca lebih lanjut

Gairah dalam Khayal

Wajahku ada di hitam bola matamu
Tatapanmu pun lurus menembus
Tanganmu bergayut lembut ke pundakku<

Dan ku ikatkan lenganku di lekuk pinggangmu
Berdua mematung dalam sunyi
Tidak ada kata, saling
Mencoba mencari makna yang tergambar di mata
Baca lebih lanjut