Terpesona Mu

Nyai...

Dari geliat ruh yg dihembuskan-Nya penuh kesucian

Dari dalamnya  jiwa yang padanya  diilhamkan ‘fujuroha wataqwaha’

Aku tersungkur dalam ampun pada  al-Ghaffar

Belum mampu mengelola deras debur kefasikan yang terus menampakkan keindahan dalam janjinya

Belum sanggup memutih jernihkan istiqomah taqwa yang diamanahkan

Hingga ku berlumur rindu di sekujur tubuh yg menutup pori-pori  janji

Tak berdaya menahan rasa suka yang terus memapah rasa padamu Baca lebih lanjut

Iklan

Merindu-rindu

Gambar

Nyai

Kemana saja gerangan . . .
Kau telah menghawatirkan rinduku.
Mata qalbu ini selalu saja melirik kepelataran rasa.
Adakah kau baik-baik saja, dengan segurat lembut rindumu.
Tak bosan selalu kutengok halaman sapamu

Barangkali kau menorehkan kata-kata termanismu di pasir halaman rumah
dan menitipkan setetes embun penghapus haus dahaga jiwa Baca lebih lanjut

Cakrawala Rasa

Nyai….
Pegang erat pinggang dari belakang

Atau, kau lingkarkan kaki dipunggung dan pagutkan tangan dipundak……… jangan ragu

Atau, kau simpan kedua kakimu diatas punggung kakiku dari depan, lingkarkan kedua tangan di atas pinggul

Atau …..
Kau pagutkan kedua tangan di leher
Biar tanganku berpaut di pinggul Nyai Baca lebih lanjut