Menunggu

menungguNyai

Aku tak akan pernah tahu

bila bilasan sinar matamu tak menceritakannya

dan

kalimat-kalimat tubuhmu tak mencurahkan kedalaman hatimu

juga ketika

helaan nafasmu tak mengadu tentang kerinduanmu

Nyai

Kita bukan tak ingin saling tahu tapi kita sama-sama tahu

Kita bukan tak ingin saling peduli tapi kita telah sama mengerti

Sekedar curahan hati

Gemulai lakumu telah menghentikan kembara hati

Lirih suaramu telah memusnahkan bertebarnya gejolak

Nyai……

Pergilah ke tepian malam dimana kamu berlumur rindu

aku ada disampingmu

Di kepasrahan hangatmu

Belailah

Getaran lembutmu akan meresonansi rasa

Aku menunggumu

Ciputat080413

Iklan

4 Tanggapan

  1. menunggu dibatas waktu 😀

  2. ngeri om…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: