Kembara Hati (bag.1)

Angin berhembus merebak lembaran-lembaran daun berkerumun, gemerisik suaranya berbisik menyampaikan lirik-lirik hati yang terusik, lirih, pelan, memapah hati semakin menyusup ke keharuan

“Yaaah …, aku harus tetap melangkah melanglang batas jiwa yang selalu terpana pesonamu…., terlalu muluk bila aku berdiam di keramaian cuntanya, berharap bintang dipinang rembulan..” Baca lebih lanjut